Dr. E Pest Control adalah salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang manajemen hama pengganggu atau lebih banyak di kenal dengan Pest Control dan merupakan sebuah nama yang menjanjikan kwalitas pada setiap pekerjaannya, Sejalan dengan pesatnya angka pembangunan yang di sertai dengan bertambahnya jumlah tempat usaha, Hunian, Hotel, Apartement dan gedung – gedung serta Pabrik maka kami terdorong untuk berkecimpung dalam usaha pengendalian hama pengganggu.

Jasa CV. DNE Sanitary Indonesia ( Dr.E Pest Control ) saat ini antara lain :  Pest Control, Rodent Control dan Termite Control, dan telah banyak digunakan oleh perusahaan lokal maupun multi nasional. Di samping Commercial Bussines, Residential dan industrial yang juga menggunakan jasa CV. DNE Sanitary Indonesia ( Dr. E Pest Control ).

1. Pest Control / Pengendalian hama yang kami terapkan ada 2 ( dua ) cara, Yaitu dengan Metode Kimiawi dan Metode Non Kimiawi. Adapun metode kimiawi konsentrasinya dengan menggunakan bahan kimia ( Chemical ), Sedangkan metode non kimiawi merupakan terobosan baru yang coba kami sosialisasikan kepada para customer ( pelanggan ) dengan tujuan utama mengacu pada kepedulian lingkungan / Ramah lingkungan.

Metode Kimiawi : memerlukan penggunaan sejumlah besar Pestisida dengan berbagai formulasi, konsentrasi, sasaran yang dituju dan teknik penerapannya. Bahkan kimia adalah aman di gunakan selama semua aspek keselamatan yang tersangkut sudah di penuhi.

Metode Non Kimiawi : Melibatkan penggunaan papan lem, perangkap mekanis, alat perangkap, Electrocuter, Vakum, Air panas, Trapping / Monitoring, serangga dan peralatan yang menggunakan suara. Setiap masalah hama memerlukan metode pengendalian tersendiri, jika metode kimiawi tidak dapat di terapkan maka di gunakan metode pengontrolan Non Kimiawi.

2. Rodent Control / Pengendalian tikus yang kami tawarkan ada 2 cara: Yaitu metode Kimiawi dan Metode Non Kimiawi, Metode kimiawi lebih cenderung berkonsentrasi pada penggunaan Chemical, Seperti dengan menggunakan metode pengumpanan racun dengan campuran makanan yang di sukai oleh tikus dan menggunakan klerat / racun tikus dengan daya residu tinggi yang berbentuk kotak seperti dadu, Sedangkan metode non kimiawi cenderung dengan menggunakan alat ( Perangkat ) seperti : Perangkap Hidup, Perangkap Mati, Perangkap lem, Radar dan penggunaan Trapping / Monitoring yang lebih di konsentrasikan pada jalur akses keluar masuknya tikus.

Ordo Rodentia merupakan jenis hewan yang mempunyai populasi terbesar di antarakelas mamalia yaitu memiliki 29 famili, 486 genus dan 2052 Species. Di Indonesia setidaknya terdapat 161 species tikus. Sementara di dunia urban pest terdiri dari 3 ( Tiga ) jenis, Yaitu :

  • Tikus Got ( Rattus Norvegicus )
  • Tikus Atap ( Rattus rattus )
  • Tikus Rumah ( Mus Musculus )

3. Termite Control / Pengendalian Rayap, yang kami tawaran ialah memabasi rayap dengan berbagai metode pengendalian agar rayab tidak ada di lungkungan anda, berikut metode meteode yang dapat digunakan untuk mengedalikan rayap

* Prevention
* Prevention – Example
* Exclusion
* Sanitation
* Pre Construction Treatment
* Konvensional :
* Post Construction
* Remedial Treatment
* Baiting System
* Sentricon
* METODE APLIKASI
* SISTEM SOIL TREATMENT

CV. DNE Sanitary Indonesia
Office : Pertokoan Pelangi Blok B No. 15 Batam Center Batam
Telp : 0778 - 7434379 / 081372909100
Email : dne.sanitary@yahoo.co.id

  • Informasi Kontak
    Telp. 0778 - 7434379
    Hp. 081372909100
  • Alamat
    Pertokoan Pelangi Blok B No. 15 Batam Center Batam